oleh

Cara Lolos Ujian Leapforce

-Inspirasi-445 views

Selain Google Adsense, banyak lagi kerja online  yang bisa menjadi sumber pendapatan sampingan lainnya. Diantaranya adalah Leapforce, Appen, LionBridge dsb. Namun terus terang saya hanya paham mengenai Leapforce, karena Alhamdulillah saya sudah lolos ujian Leapforce di proyek Yukon sebagai search engine evaluator, meski sampai saat ini saya akun saya belum aktif karena harus menunggu paperwork yang dijanjikan mereka.

cara lolos ujian leapforce

Setidaknya ada harapan baru bagi saya untuk menambah pundi-pundi penghasilan sampingan saya sebagai blogger. Perlu diketahui Leapforce adalah sebuah institusi yang dipercaya oleh Google untuk mendukung kelancaran dan kedigdayaan browser mereka. Meski secara nalar Google tentunya sudah punya system robot yang canggih dalam penelusurannya. Namun dalam berbagai hal, Google masih mempercayakan tenaga manusia untuk mendukung piranti nya.

Dari banyak artikel-artikel yang saya baca, Leapforce memberikan bayaran sebesar $6 per jam atau sekitar 73 ribu rupiah setiap jam nya. Sangatlah menggiurkan memang. Namun tentunya untuk melalui tahap itu kamu harus melalui ujian/tes yang sangat susah. Menurut pengalaman saya, Leapforce memberikan kesempatan sebanyak 3 kali jika kamu gagal.

Saya sendiri berhasil lolos ujian Leapforce setelah diberikan kesempatan untuk yang ketiga kalinya. dan itupun dengan disertai perjuangan dan doa..nya Rhoma Irama.

CARA LOLOS UJIAN LEAPFORCE

1.   Baca Guidelines secara serius.

Setelah kamu mendaftar Leapforce, yang mungkin kurang lebih sebulan kemudian kamu akan mendapatkan email untuk mengikuti ujian yang dijadwalkan. Ujian Leapforce terdiri dari 3 bagian.  Yang pertama adalah hanya memberikan pilihan True atau False, ujian kedua, kamu akan diuji untuk menilai suatu page/halaman sebuah website dan memberikan penilaian mengenai halaman tersebut ( Page Quality).  Dan ujian ketiga yang dikenal sebagai ujian yang paling susah, karena saya pun 2 kali gagal dalam ujian yang ketiga ini, kamu harus menilai sebuah website berdasarkan 2 kategori yakni Page Quality nya dan Need Meets Rating atau rating berdasarkan user intent ( maksud tujuan query penulis ).

2.  Jangan Tergesa-gesa dalam memberikan Jawaban

Dalam mengerjakan ujian ini kamu akan diberikan waktu yang sangatlah cukup panjang yaitu 2 jam per soal, jadi tidak perlu tergesa-gesa dalam menjawab. Ujiannya pun open book, alias kamu bisa membuka guidelines yang diberikan. Meskipun begitu, banyak pertanyaan yang menjebak dan membingungkan kalau kamu tidak teliti. Pakai control F saja untuk menemukan jawaban soal di guidelines nya.

3. Perhatikan Lokasi dan User Intent

Soal-soal ujian lainnya yang menjebak adalah lokasi dan user intent. Sebagai penduduk Indonesia yang tetntunya sangat awam dengan negara Amerika, kita harus berhati-hati dalam membaca soal yang diberikan, terutama untuk ujian tahap 3. Kebanyakan soal atau tempat yang harus diberikan penilaian  berlokasi di Amerika. Kamu harus mencari tahu tempat-tempat tersebut dengan melakukan search/pencarian di google search. Nama-nama lokasi yang hampir sama, namun beda tempat bisa membuat kamu memberikan penilaian yang salah.

Sekali lagi, saya hanya sekedar membantu memberikan gambaran secara global mengenai bagaimana ujian Leapforce saja. Karena saya pun belum mulai bekerja, karena harus menunggu paperwork dari mereka yang bisa sampai 3 minggu.

Jika kamu tertarik untuk mendaftar ke Leapforce, silahkan daftar disini

Untuk lebih jelasnya silakan aja email saya  melalui admin@kapalpesiar.org

Komentar

Tinggalkan Balasan

1 comment

Postingan Menarik Lainnya