oleh

Penumpang Kapal Pesiar Costa Neo Riviera, Terpaksa Dipulangkan karena Demo

Sepasang suami istri dari Prancis, terpaksa harus diturunkan dari kapal pesiar Costa NeoRiviera pada bulan Oktober lalu, dikarenakan melakukan aksi protes diatas kapal. Merasa dirugikan, dikarenakan banyak port of call yang dibatalkan untuk dikunjungi, Alain Jan warga negara prancis 53 thn, beraksi dengan mengumpulkan sejumlah penumpang lainnya yang merasa dirugikan, untuk melakukan aksi demo.

Kapal Costa NeoRiviera sebelumnya dijadwalkan berlayar mengelilingi ” Vanila Islands ” termasuk didalamnya Madagaskar, Mauritius, Reunion dan Seychelles. Selang 2 hari kapal pesiar Costa Neoriviera diberangkatkan, tiba-tiba sang Kapten mengumumkan bahwa kapal tidak bisa mendarat di kota – kota tujuan di Madagaskar, dikarenakan adanya kabar dari WHO yang menyatakan bahwa ada wabah epidemi berbahaya tengah melanda bagian kota-kota tersebut.

Pembatalan sepihak oleh sang kapten ternyata membuat Alain Jan sangat marah dan melancarkan aksi protest di restaurant dan dilanjutkan di panggung Theater, bersama dengan penumpang lainnya. Meskipun Pihak Costa Neoriviera telah memberikan kompensasi berupa 150 Euro untuk dibelanjakan di atas kapal, namun hal ini tidak menjadikan kemarahan Alain Jan menjadi reda.

Merasa kewalahan, akhirnya sang kapten terpaksa harus menghubungi pihak kepolisian setempat didatangkan keatas kapal  untuk menangani kasus tersebut. Namun setelah mendengar semua pihak dengan argumennya masing-masing, pihak kepolisian justru menawarkan kepada kapten untuk menurunkan/memulangkan paksa kepada yang melancarkan aksi protes.

Kapten akhirnya menunjuk kepada Alain Jan, karena dialah yang dianggap biang kerok adanya demo dan protes di atas kapal tersebut.

Sementara pihak Costa Neoriviera sendiri memberikan sanggahan bahwa pembatalan tersebut terpaksa dilakukan karena mereka tidak mau para penumpang terjangkit wabah tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Postingan Menarik Lainnya